
Pangkalan Bun-cakra.co.id Dlalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif pasca penyesuaian harga BBM non – subsidi, Polsek Kumai Kobar menggelar pengamanan dan monitoring di SPBU 64.741004 PT.Firdaus, jalan Bendahara, Desa Sungai Tendang, Selasa (5/5).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WlB hingga 11.00 WlB.tersebut dipimpin oleh padal IPTU Tri Budi Hastawi, bersama dua personil Polsek Kumai AlPTU Cahvo Widodo, dan Bripka Ahmad Yani S.H.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa,S.I.K, melalui Polsek Kumai lPTU Stefanus,S.H.M.M, mengatakan pengamanan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya penimbunan, anterean panjang Serta potensi ganguan Kamtibmas lainya di SPBU.
Dari hasil pulbaket dan monitoring di lapangan, stok BBM di SPBU 64.741004 PT.Firdaus dalam kondisi aman, Rincian pertalite 5 KL.pertamax 5 KL.Dexlite 5 KL.dan Bio Solar 10 KL.jelasnya lPTU Stefanus Rantealo.
Selain melakukan pengecekan stok, personil Polsek Kumai juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada pengelola SPBU dan masyarakat yang sedang mengantre BBM.

Himbauan tersebut antara lain agar masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban tidak melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM serta menyamakan persepsi terkait penyaluran BBM tidak terjadi penimbunan.
“Kami tegaskan kepada pengelola SPBU agar menjual BBM sesuai aturan yang berlaku. Apabila masyarakat menemukan adanya penyimpangan atau penyalahgunaan distribusi BBM segera laporkan melalui call center 110 atau datang langsung ke Polsek terdekat,” tegas Kapolsek Kumai.
Lebih lanjut, lPTU Stefanus Rantealo, menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung situasi di SPBU 64.741004 berjalan aman.lancar dan kondusif, tidak ditemukan adanya antrean panjang maupun penemuan penimbunan BBM.(Ahd).








