
Kotawaringin Barat-cakra.co.id
Ratusan santri dan pengurus pondok pesantren darul Ulum Panglima Kobar, menggelar salat Sunah Istisga secara berjamaah di halaman utama pesantren Jumat (16/10).
Pelaksanaan ibadah meminta hujan ini menjadi puncak dari rangkaian ikhtiar batiniah, Setelah para Santri diajak menunaikan puasa sunah selama empat hari berturut-turut, sejak Selasa hingga Jumat demi menguatkan dan menyegerakan terkabulnya doa di hadapan Allah SWT.

Rangkaian amalan spiritual tersebut ditempuh sebagai bentuk permohonan atas musibah kemarau panjang yang memicu maraknya kebakaran hutan dan lahan Karhutla di wilayah Kotawaringin Barat.
Dampak Karhutla tersebut telah melahirkan badai kabut asap pekat yang memperburuk kualitas Udara, mengancam kesehatan pernapasan masyarakat, serta memicu krisis air bersih di sekitar kawasan pesantren.

Suasana ibadah berlangsung penuh khusyuk. Para jemaah yang semuanya memakai masker mulai memadati area lapangan sejak pukul 8.30 WIB.
Shalat lstisga dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren H.M.Haidar Fitri,S.H.M.Kn. yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian khotbah.
Dalam khotbahnya, khatib mengimbau seluruh santri untuk memperbanyak istighfar, memohon ampunan serta terus menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Pengasuh pondok pesantren Darul Ulum Panglima Kobar, berharap, melalui perpaduan amalan puasa sunah dan salat lstisga ini Allah SWT berkenan menurunkan hujan yang lebat lagi membawa keberkahan.

Hujan tersebut diharapkan dapat memadamkan titik-titik api karhutla.membersihkan papara badai kabut asap, serta memulihkan pasokan air bersih bagi warga Pangkalan Bun, dan sekitarnya.(ahd).


