
Palangka Raya-cakra.co.id
Banyak kegiatan positif yang dilakukan para pemuda di tanah air saat memperingati
Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.
Dari kegiatan upacara, diskusi, berbagai lomba hingga kegiatan bakti sosial kepada masyarakat, serta sejumlah kegiatan lainnya guna menggelorakan semangat sumpah pemuda. Dalam bingkai ikrar suci, bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, berbangsa yang satu bangsa Indonesia, menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.
Begitu juga yang dilakukan
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya yang melakukan aksi sosial di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen dan Muslim di Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya, Rabu (28/10).
Kegiatan ini juga dalam rangkaian HUT ke-67 Pemuda Pancasila.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, mengatakan aksi sosial ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendahulu.
Bush menambahkan peringatan hari Sumpah Pemuda harus berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami memilih TPU karena pergerakan pemuda bisa dimulai dari tempat yang senyap. Jangan hanya hadir di tengah keramaian, tetapi melupakan sesuatu yang sudah pernah ada bersama kita, seperti keluarga dan kerabat. Kita tidak boleh lupa,” kata Bush.
Dalam rangkaian aksi sosial ini, mereka juga berziarah ke makam keluarga dan tokoh, termasuk mantan anggota DPR Kalteng Lisa Lambung, Yansen Lambung, dan jurnalis senior Topan.
Ziarah ke Makam G Obos
Di hari yang sama, setelah kegiatan di TPU Jl Tjilik Riwut Km 12, MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya juga berziarah ke makam G Obos, salah seorang perintis kemerdekaan, yang ikut hadir pada Kongres Pemuda II tanggal 27–28 Oktober 1928 di Jakarta yang melahirkan ikrar Sumpah Pemuda.
Rombongan berziarah ke Makam G Obos di Kompleks Pemakaman Kristen Pahandut di Jalan Bangka Kota Palangka Raya.
“Kami merasa bersyukur dan bangga dapat berziarah ke makam G Obos yang mewakili Jong Borneo pada Kongres Pemuda tahun 1928 di Jakarta,” kata Bush.
Menurut Bush, sebagai pemuda harus punya semangat yang kuat, terus berkarya memberikan yang terbaik bagi daerah dan negara ini, dan meneruskan perjuangan para pahlawan.

Fakta Singkat George Obos
G Obos lahir pada tahun 1904 dan wafat tahun 1982.
Ia pernah menempuh pendidikan di Zeevaartschool (Sekolah Pelayaran) Surabaya dan turut mendirikan Persatuan Pemuda Kalimantan yang kemudian bergabung ke dalam Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia (PPPI).
Ia juga aktif di Partai Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) pimpinan Dr. Soetomo.
Kehadirannya di Kongres Pemuda II dicatat dalam berbagai literatur sejarah sebagai representasi pemuda dari Bumi Borneo, yang kini namanya diabadikan menjadi salah satu nama jalan protokol di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (ari).



