
PALANGKA RAYA-cakra.co.id
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Buka Puasa Bersama bertempat di markas KONI Kalteng, Sabtu (7/3).
Kegiatan ini dihadiri
Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga dan adik-adik dari Panti Asuhan Budi Mulya.
Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, menegaskan bahwa momentum Ramadan ini menjadi penyemangat bagi 53 cabang olahraga di bawah naungan KONI. Fokus utama saat ini adalah persiapan matang menyambut Porprov XIII Kalimantan Tengah tahun 2026.
”Porprov adalah kawah candradimuka kita untuk menjaring atlet potensial yang nantinya akan mengharumkan nama Kalteng di ajang Pra PON hingga PON 2028 mendatang,” ujar Hasanuddin.
Ketua Panitia Pelaksana, Sugianto, menambahkan bahwa acara ini terselenggara berkat semangat gotong royong dan swadaya pengurus.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Kadispora Kalteng Agus Siswadi, Direktur Keuangan Jamkrida Rio Kreswana, hingga tokoh olahraga Sipet Hermanto, menambah kekhidmatan acara.
Memasuki hari ke-18 Ramadan, Ustadz Sopian memberikan tausiyah yang menyentuh hati. Beliau memaparkan hadis tentang empat golongan manusia yang dirindukan surga:
Pecinta Al-Qur’an menjadikan wahyu Illahi sebagai pedoman hidup, bukan sekadar pajangan.
Penjaga Lisan.di era digital, ini termasuk menjaga jari dari gadget agar tidak menyakiti sesama.
Pemberi makan orang lapar, sifat gemar berbagi tanpa sekat. Ustadz memuji indahnya insan olahraga dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan yang sama.
Orang yang berpuasa, mereka yang ikhlas menahan nafsu demi mengharap rida Allah SWT.
”Silaturahmi fisik seperti ini nilainya jauh lebih tinggi daripada sekadar bertegur sapa di grup WhatsApp. Jika ingin umur panjang dan rezeki berkah, sambung lah silaturahmi secara nyata,” pesan Ustadz Sopian.
Acara puncaknya ditandai dengan pemberian santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Budi Mulya. Momen ini menjadi simbol bahwa semangat olahraga tidak hanya soal fisik dan medali, tetapi juga tentang empati dan kepedulian sosial.
Doa bersama menutup rangkaian acara dengan harapan agar segala rintangan yang dihadapi para insan olahraga segera diangkat oleh Allah SWT, berganti dengan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
Usai berbuka puasa, para pengurus KONI dan undangan melaksanakan shalat Magrib berjamaah. (red)








