Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, K. Zen Wahyu Priyatna saat mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual melalui zoom meeting. (foto : DiskominfoSP Mura)
Puruk Cahu, cakra.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah secara virtual melalui zoom meeting pada Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang zoom meeting Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Murung Raya ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, K. Zen Wahyu Priyatna, yang mewakili Bupati Mura, Heriyus.
Rapat rutin yang digelar secara nasional ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam rapat tersebut, disampaikan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Juni 2026, yang menunjukkan bahwa seluruh provinsi di Indonesia sedang mengalami inflasi tahunan (year-on-year) per Mei 2026, di mana untuk wilayah Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Tengah tercatat menempati posisi angka inflasi tertinggi yang menyentuh 4,56 persen.
Guna menghadapi tantangan inflasi yang diprediksikan berasal dari sektor pangan akibat perubahan cuaca, pertemuan ini membahas strategi antisipatif meredam dampak musim kemarau.
Terdapat tiga pilar utama yang diusung, yaitu langkah antisipasi prabencana melalui penguatan infrastruktur air, langkah adaptasi saat kemarau lewat penerapan pola tanam hemat air dan varietas padi tahan kering, serta langkah mitigasi risiko berupa optimalisasi pompa air darurat dan klaim asuransi tani.
Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan pentingnya kepala daerah untuk bersikap proaktif dalam mengintervensi pasar dan memantau harga komoditas agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkontrol.
Selain berfokus pada agenda pengendalian inflasi daerah serta kesiapan logistik pertanian dalam menghadapi musim kemarau panjang, rangkaian kegiatan pertemuan virtual nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat kali ini juga turut dirangkaikan dengan agenda Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) bagi komoditas unggulan di daerah. (Red)



