
Tapanuli Tengah, Cakra.co.id – Diawali dari tanggal 15 November 2025, cuaca extrim di Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi awal dari bencana di berbagai titik di 20 kecamatan setempat.
Curah hujan yang berlangsung selama seminggu dengan intensitas tinggi menjadi faktor berbagai bencana terjadi di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.
Adapun dampak kejadian tersebut berupa bajir bandang dan longsor di berbagai titik.
Dari bencana yang terjadi, korban atas keganasan cuaca extrim belum diketahui jumlah kerugian baik moril maupun material.
Menurut info dari berbagai sumber terpercaya, korban jiwa atas musibah yang terjadi diperkirakan ratusan orang.
Namun sampai hari ini jumlah korban yang sudah berhasil di evakuasi masih 47 orang.
Selain menimbulkan korban, akses jalur darat dari berbagai kabupaten yakni, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara kini tidak bisa dilalui.
Tidak sampai disitu, akses internet dan berbagai fasilitas berupa aliran listrik sudah terhitung 4 hari terputus total.
Sampai berita ini diterbitkan tim dari berbagai pihak BPBD Tim SAR masih melakukan evakuasi diberbagai titik.
Atas bencana yang melanda pantai Barat Sumatera Utara, bantuan logistik menuju Tapteng masih melalui udara.
Sampai berita ini diterbitkan terhambatnya evakuasi para korban terkendala akan medan dan akses jalan menuju lokasi bencana mayoritas disebabkan putusnya jalan dan berbagai hambatan lainnya.(Rimember)








