
PALANGKA RAYA-cakra.co.id
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah, Rahmat Hidayat, meminta seluruh pengurus untuk tetap menjaga marwah dan semangat pembinaan olahraga di Bumi Tambun Bungai.
Hal ini ditegaskannya di tengah tantangan efisiensi anggaran dan belum cairnya dana hibah tahun ini.
Pesan tersebut disampaikan Rahmat dalam rapat koordinasi sekaligus silaturahmi Halal Bihalal keluarga besar pengurus KONI Kalteng yang berlangsung pada Selasa (21/4).
Meski kondisi ekonomi global sedang sulit dan berdampak pada postur anggaran daerah, Rahmat memberikan apresiasi tinggi kepada para pengurus yang tetap aktif menjalankan roda organisasi. Salah satu keberhasilan yang disorot adalah tahap pendaftaran atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII tahun 2027.
”Tugas KONI sudah kita jalankan. Terus terang, di tengah kondisi ekonomi global yang sulit dan ketidakpastian anggaran, KONI Kalteng tetap hebat karena tugas pendaftaran atlet sudah clear,” ujar mantan anggota DPRD Kotawaringin Barat tersebut.
Selain soal anggaran, Rahmat juga menginstruksikan bidang organisasi untuk bergerak proaktif. Ia meminta agar KONI Kabupaten/Kota maupun Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang masa baktinya telah habis segera disurati guna melaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) atau kabupaten.
”Ini penting agar kepengurusan tetap legal dan roda pembinaan di daerah tidak vakum,” tambahnyatambahnya

Senada dengan Ketua Umum, Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, mengungkapkan kebanggaannya atas kinerja tim sekretariat dan IT di bawah koordinasi Wilson Kudit. Hingga saat ini, sistem pendaftaran telah mencatat sebanyak 7.891 atlet yang siap berlaga.
Hasanuddin juga menyebutkan bahwa pihaknya melalui Bidang Perencanaan dibawah kordinasi Tomo Sibarani telah menyerahkan kalkulasi kebutuhan anggaran kepada Pemerintah Provinsi. KONI Kalteng pun telah bersurat ke Dispora Kalteng untuk menjadwalkan audiensi langsung dengan Gubernur.
”Kami ingin melaporkan apa saja yang sudah dilakukan KONI dan Dispora agar gelaran Porprov nanti bisa berjalan sukses. Harapannya, ada kebijakan baru terkait kenaikan anggaran mengingat pentingnya persiapan ajang besar ini,” jelas Hasanuddin.
Kondisi “terjun bebasnya” anggaran juga diakui oleh pengurus lainnya, Adi Nur Fajar.
Ia memaparkan perbandingan signifikan anggaran olahraga prestasi di Dispora yang menurun drastis dari tahun sebelumnya.
”Tahun lalu KONI belanja rutin bisa mencapai Rp 2 miliar, saat ini infonya hanya di angka Rp 500 juta. Kami sangat berharap melalui audiensi dengan Bapak Gubernur nanti, anggaran rutin KONI bisa dinaikkan kembali agar operasional dan pembinaan prestasi tidak terhambat,” tutupnya.
Rapat kerja dan silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti dan seluruh kepala bidang, yang sepakat untuk tetap satu suara demi kemajuan prestasi olahraga Kalimantan Tengah.(red)








