Palangka Raya-cakra.co.id
Menghadapi kalender kejuaraan resmi tahun 2026, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia ( PABSI) Kalimantan Tengah mulai memanaskan mesin.
Di bawah komando pelatih kepala, Ririk Novian, tim angkat besi Kalteng menyatakan kesiapannya untuk bersaing di kancah nasional dan menargetkan prestasi maksimal pada sejumlah ajang bergengsi, Jumat ( 9/1).
Pihaknya fokus utama pada tiga Kejurnas strategis. PB PABSI memiliki 12 agenda sepanjang tahun. Ditambah kejuaraan dari masing-masing Pengprov PABSI .
Ririk mengungkapkan bahwa Kalteng akan melakukan skala prioritas dengan fokus pada tiga pilar kejuaraan nasional:
Kejurnas Senior (Mei 2026 – Bandung), sebagai tolok ukur kekuatan utama lifter dewasa.
Kejurnas Youth (U15-17) & Junior (U18-20) – Yogyakarta, ajang pembuktian bagi regenerasi atlet muda Kalteng.
Kejurnas Pre-Youth (U12-14) – Jakarta, wadah pembinaan dini untuk menjaring bakat masa depan.
”Latihan menyambut Kejurnas ini sudah menjadi ketetapan dari PB PABSI yang wajib kami ikuti. Kami harus mempersiapkan fisik dan mental atlet sejak dini agar mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Ririk.
Pasca libur Natal dan Tahun Baru, para atlet kini telah kembali aktif di pusat latihan. Salah satu fokus manajemen saat ini adalah proses dispensasi bagi lifter andalan, Putu Varel.
Saat ini, Putu Varel tengah mengemban tugas sebagai anggota TNI di Banjarbaru. Pengprov PABSI Kalteng berupaya agar Varel tetap bisa menjalankan program latihan di Palangka Raya, setidaknya seminggu sekali. Hal ini krusial untuk menjaga kondisi fisiknya tetap stabil di tengah kesibukan tugas kedinasan.
Saat ini ada dua skema latihan yang diterapkan bagi atlet di GOR Tambun Bungai yakni skema latihan ringan dan skema latihan berat.
Latihan program ringan sesi tambahan pada Senin, Rabu dan Jumat. Sebaliknya persiapan Kejurnas dilakukan Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu.
Pusat latihan tetap dipusatkan di GOR Tambun Bungai. Ririk Novian telah menyusun jadwal komprehensif untuk memastikan stamina atlet seperti Rianto, Yuyun dan lainnya tetap terjaga.(red)
