
PALANGKA RAYA-cakra.co.id
Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah melakukan kunjungan audensi ke markas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng, Rabu (22/4).
Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengprov ORADO Kalteng, Rusdi, didampingi jajaran pengurus inti.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran petinggi KONI Kalteng, di antaranya Ketua Harian Hasanuddin Noor, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Merry Anitha, serta jajaran pengurus bidang prestasi Sugianto , Rasad Samuel dan bidang organisasi lainnya.
Dalam paparannya, Rusdi yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kadin Kalteng menekankan bahwa domino kini bukan lagi sekadar pengisi waktu di warung kopi.

Sejak dideklarasikan secara nasional pada 7 Januari 2026 lalu di Jakarta, ORADO berkomitmen mengangkat domino menjadi olahraga otak (mind sport) yang prestisius, sejajar dengan catur dan bridge.
”Domino kini telah resmi diakui sebagai cabang olahraga prestasi. Kami hadir untuk mengubah stigma negatif dan mengelolanya secara profesional melalui wadah ORADO,” tegas Rusdi.
Keseriusan ORADO Kalteng dibuktikan dengan gerak cepat pembentukan struktur organisasi di daerah. Saat ini, Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) sudah terbentuk di 13 kabupaten di seluruh Kalimantan Tengah.
Dengan kekuatan mesin organisasi yang sudah merata, Rusdi menyampaikan aspirasi besar agar domino bisa dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII tahun 2027 mendatang.
”Jika diperkenankan, kami bersama seluruh pengurus di tingkat kabupaten dan kota sudah siap. Baik dari sisi aturan main hingga penyediaan peralatan pertandingan,” tambahnya.
Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, memberikan apresiasi tinggi atas semangat pengurus ORADO.
Menurutnya, kehadiran figur-figur muda berbakat di kursi pengurus menjadi modal kuat bagi lahirnya atlet domino andal dari Kalteng di masa depan.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KONI Kalteng, Merry Anitha, menjelaskan mekanisme agar ORADO bisa resmi bergabung di bawah naungan KONI.
Target Anggota ke-50, Jika disahkan melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) nanti, ORADO akan menjadi cabang olahraga ke-50 yang bergabung dengan KONI Kalteng.
Merry mendorong ORADO untuk segera memperbanyak frekuensi turnamen dan Kejuaraan Daerah (Kejurda).
“Saya yakin para pengurus ini adalah pejuang. Perbanyak turnamen agar masyarakat tahu bahwa domino sekarang sudah punya organisasi profesionalnya,” ujar Merry optimis.
Sebagai simbol kesiapan dan profesionalitas, di akhir audensi, Pengprov ORADO menyerahkan seperangkat alat permainan domino standar nasional kepada KONI Kalteng sebagai aset inventaris organisasi.(red)








