Bupati Murung Raya, Heriyus saat menghadiri Ibadah Pentahbisan Gereja sekaligus Peresmian Pastori Jemaat GKE Pandohon Iman Tahujan Ontu. (foto : DiskominfoSP)
Puruk Cahu, cakra.co.id – Suasana penuh sukacita mewarnai Ibadah Pentahbisan Gereja sekaligus Peresmian Pastori Jemaat GKE Pandohon Iman Tahujan Ontu di Desa Tahujan Ontu, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Minggu (12/7/2026). Momentum tersebut turut dihadiri Bupati Murung Raya, Heriyus.
Kehadiran gereja dan pastori baru ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat atas pentahbisan gereja dan peresmian pastori tersebut. Ia berharap fasilitas yang telah hadir dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pelayanan dan pembinaan iman jemaat.
Lebih dari itu, Heriyus mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Setiap perbedaan, menurutnya, perlu disikapi dengan kasih, musyawarah, serta semangat untuk mencari jalan keluar yang mengedepankan kepentingan bersama.
“Gereja harus menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian, bukan menjadi ruang terjadinya perpecahan,” demikian pesan yang disampaikan Bupati Heriyus.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan akan diberikan secara adil dan tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditandai dengan penandatanganan prasasti pentahbisan gereja dan peresmian pastori oleh Bupati Heriyus bersama Ketua Umum Sinode GKE. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, para pendeta, tokoh masyarakat, jemaat, serta tamu undangan lainnya.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap Jemaat GKE Pandohon Iman Tahujan Ontu semakin mampu menjalankan perannya sebagai pusat pembinaan iman sekaligus penguat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Keberadaan gereja dan pastori tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kehidupan masyarakat Murung Raya yang semakin rukun, damai, harmonis, dan sejahtera. (Red)



