Gubernur H. Agustiar Sabran bersama Wagub H. Edy Pratowo saat hadiri Babak Final Gubernur Cup Tahun 2025 di Stadion Tuah Pahoe
Palangka Raya, cakra.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo secara resmi membuka Babak Final Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Tahun 2025 Putaran Provinsi yang berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Sabtu (25/10/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kabinda Marsma Muhammad Nur, dan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Leonard S. Ampung, para Bupati dan Wali Kota se-Kalteng, Kepala OPD Kalteng, peserta lomba, serta para ASN dan pelajar.
Puncak turnamen ini akan berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 25 Oktober sampai 5 November 2025, yang akan mempertemukan 14 tim terbaik di babak penyisihan sebelumnya, terdiri dari perwakilan zona tengah 2 tim, zona barat 7 tim, zona timur 4 tim, dan 1 tim provinsi.
Ke-14 tim tersebut, yaitu: Kapuas 88 Bersinar dan Palangka Raya FC (Zona Tengah); Kobar United, Tunas Lamandau, All Star Kobes FC, S Parman FC, Cempaga Hulu FC, Tegar FC, dan Persera Seruyan (Zona Barat); Barsel Selection, Perseba Barsel, NKS 178 Bartim, dan PSMTW (Zona Timur); dan Isen Mulang Selection (Provinsi).
Membacakan sambutan tertulis Gubernur, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menyampaikan rasa syukur karena dapat berjumpa dengan tim-tim sepak bola terbaik dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, baik dari Zona Timur, Zona Tengah, maupun Zona Barat.
“Di stadion kebanggaan Tuah Pahoe ini, kita bersama-sama akan menyaksikan tim-tim terbaik menampilkan permainan sepak bola indah untuk memperebutkan gelar juara sejati Gubernur Cup,” ucapnya.
Gubernur berpesan kepada seluruh pemain agar bermain dengan lepas dan menikmati pertandingan. Menurutnya, semua tim yang tampil di babak final memiliki kemampuan yang baik, namun ketangguhan mental akan menjadi penentu kemenangan.
Ia juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi semangat Isen Mulang – pantang menyerah hingga menit terakhir pertandingan. Selain itu, sportivitas menjadi hal utama yang wajib dijaga.
“Emosi saat bertanding memang wajar, tetapi harus terkontrol. Hormati keputusan wasit dan hargai lawan. Di lapangan memang menjadi lawan, namun di luar lapangan kita semua kawan dan saudara. Apapun hasilnya nanti, berhasil juara atau tidak, jangan berkecil hati dan patah semangat. Perjuangan kalian hingga ke babak final ini sudah luar biasa,” pesan Wagub.
Kepada seluruh wasit dan perangkat pertandingan, Wagub berpesan agar memimpin jalannya pertandingan dengan baik, tegas, dan adil. Sementara kepada masyarakat dan suporter, ia mengajak untuk memberikan dukungan meriah kepada tim kebanggaan masing-masing dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
“Ini lebih dari sekadar turnamen, melainkan ajang untuk mempererat rasa persaudaraan dan persatuan kita. Harapannya, turnamen ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola Kalimantan Tengah yang mampu melahirkan bakat-bakat emas, membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Wagub juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga dan pola hidup sehat, sehingga dapat menjauhkan mereka dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, serta perilaku negatif lainnya.
“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Itulah kunci untuk membangun Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Selain membuka babak final turnamen, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perhubungan kepada kabupaten/kota se-Kalteng. Hibah tersebut berupa alat keselamatan transportasi, antara lain road water barrier dan traffic cone, sebagai bentuk dukungan Pemprov dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di daerah. (Red)
