
PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id
Pencurian sepeda motor yang terjadi pada, Kamis (12/2/2026) Pukul 17.00 WIB di Jalan Rawa Bulut Simpang Tiga Jalan Badak Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya dialami oleh seorang ketua RT di wilayah Kelurahan Pahandut.
Modus pelaku berpura-pura bahwa sepeda motornya mogok dipinggir jalan dan meminta tolong kepada para pengendara yang sedang melintas di jalan tersebut. Pelaku berdua laki-laki dan perempuan dengan membawa motor yang kondisinya sudah rusak.
Saat di konfirmasi Jumat (13/2/2026) Siang, Korban bernama Sudiro Ketua RT 01 RW 05 di wilayah Kelurahan Pahandut saat itu sedang melintas di lokasi kejadian mengatakan bahwa lagi apes terkena musibah niat hati mau menolong orang malah di bohongi.
“Saat lewat di jalan tersebut dimintai tolong sama orang karena motornya rusak tidak bisa hidup untuk didorong justru malah menjadi musibah bagi saya,” Kata Sudiro.
Ketika mau didorong korban diminta untuk naik motor yang rusak kemudian pelaku yang laki-laki memakai motor korban dan pada saat akan jalan pelaku perempuan justru tidak mau dibonceng pakai motor yang rusak dan pindah ikut pelaku pria naik di motor milik korban.
“Saya naik motor yang rusak dan mereka berdua pakai motor saya setelah jalan di dorong dari belakang tiba-tiba mereka kabur membawa sepeda motor saya dan ditinggali motor rusak milik kedua pelaku,” ungkapnya.
Sepeda motor korban jenis Honda Revo tahun 2011 dengan nomor polisi KH 3215 TJ yang dipakai korban sehari-hari untuk melakukan segala aktivitas.
Ciri-ciri pelaku laki-laki tangan penuh tato, bibir memakai anting dan yang perempuan kurang jelas kurang memperhatikan.(red)








